Tepis Kabar Adanya Kandungan Babi, Mui

Semuanya berawal dari keluarnya Fatwa MUI Pusat nomor 14 tahun 2021 tentang hukum penggunaan vaksin covid-19 produk AstraZeneca yang berasal dari Inggris dan diproduksi di SK Bioscience Co. Vaksin virus corona yang didatangkan dari China disimpan di kantor pusat PT Bio Farma di Bandung. Vaksin tersebut diangkut menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia dan tiba di Bandara Soekarno Hatta. AstraZeneca mengatakan bahwa vaksin COVID-19 mereka merupakan vaksin vektor virus yang tidak mengandung produk dari hewan, dan telah dikonfirmasi oleh Badan Otoritas Produk Obat dan Kesehatan Inggris. Penting untuk dicatat bahwa vaksin Covid-19 AstraZeneca merupakan vaksin vektor virus yang tidak mengandung produk berasal dari hewan,” kata pihak AstraZeneca dalam keterangan tertulisnya, Minggu 21 Maret 2021. “Kemarin saya juga sudah konfirmasi ulang ke pihak AstraZeneca, dan ternyata mereka tidak melibatkan tripsin dalam proses pemisahan.

Vaksin Sinovac babi

“Semua tahapan proses produksinya, vaksin vektor virus ini tidak menggunakan dan bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya,” lanjut AstraZeneca. Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia sudah memberikan fatwa vaksin AstraZeneca diperbolehkan untuk diberikan meski disebut haram karena mengandung enzim tripsin babi. Terlebih ketersediaan vaksin Corona halal disebut sangat terbatas sehingga bisa digunakan dalam keadaan darurat.

Dia mengatakan, setelah mendapat jumlah virus yang cukup dalam sel vero tersebut maka akan dipisahkan virus-virus tersebut. Sehingga, sampai proses akhir pembuatan virus, sel vero dipastikannya tidak akan terbawa sampai akhir. SEOUL, Klikaktual.com – Korea Selatan akan melakukan produksi vaksin covid-19.

Nantikan data selanjutnya untuk jadwal pelaksanaan vaksinasi ke-2.Anda akan mendapatkan pengumuman melalui SMS/WhatsApp/Email dari tim operasional Good Doctor selambat-lambatnya H-1. Waktu dan tempat pelaksanaan vaksinasi masih bisa berubah, sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan dari masing-masing daerah. Peserta yang bisa melakukan program vaksin adalah peserta yang sudah mendaftarkan dirinya terlebih dahulu di dalam aplikasi Good Doctor melalui proses di atas dan telah mendapatkan konfirmasi dari tim Good Doctor. Bila terdapat perubahan terkait waktu dan lokasi pelaksanaan, tim Good Doctor akan menginfokan perubahan tersebut kepada calon peserta vaksinasi selambat-lambatnya 24 jam sebelum waktu pelaksanaannya dari email Selain itu, dia memastikan vaksin yang akan digunakan untuk masyarakat nantinya telah melalui tahapan pengembangan dan serangkaian uji yang ketat.

Hingga kini, belum ada kasus fatalitas di Sulut terkait penggunaan kelompok vaksin tersebut. Artinya, vaksin ini boleh digunakan oleh seluruh umat Islam dan umat agama lainnya. Keempat, bahan produksi vaksin Covid-19 dari Sinovac adalah Natrium Klorida. Bahan ini berfungsi sebagai isotonis untuk memberikan kenyamanan saat penyuntikan.

Nim