Regulator Uni Eropa Nyatakan Efek Samping Pembekuan Darah Dari Vaksin Astrazeneca Jarang Terjadi

Terkait efek sampingnya, dua relawan pun mengungkapkan hal yang mereka rasakan setelah mendapat suntikan vaksin tersebut. Vaksin AstraZeneca dinilai dapat merangsang pembentukan antibodi pada penerima vaksin, baik populasi dewasa maupun lansia. Selain itu, Penny Lukito juga menjelaskan, titer antibodi setelah suntikan kedua pada dewasa usia tahun peningkatan 32 kali, sementara 21 kali untuk populasi 60 tahun ke atas. JAKARTA, AYOCIREBON.COM — Vaksin AstraZeneca datang ke Indonesia sebagai salah satu vaksin untuk memerangi pandemi Covid-19.

Efek samping dari vaksin Astrazeneca

Beberapa penerima vaksin melaporkan tidak mengalami efek samping apapun usai divaksin sementara lainnya mengeluhkan beberapa gejala. Ada juga keluhan bengkak atau kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik, demam, muntah atau diare, nyeri tungkai dan lengan dan gejala serupa flu seperti demam, nyeri tenggorokan, pilek, batuk dan menggigil. JAKARTA – Dari beberapa jenis vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia, vaksin AstraZeneca dan Sinovac jadi dua jenis vaksin yang banyak dipakai karena ketersediaan dosisnya. Indonesia dilaporkan sudah mengamankan sekitar 6 juta dosis vaksin AstraZeneca dan 68 juta dosis vaksin Sinovac.

Kasus yang berat atau tidak umum usai mendapat vaksin AstraZeneca, merujuk pada gejala seperti pusing, nyeri perut. ‘’Lebih dari a hundred and fifty ribu orang yang telah diinokulasi dengan Vaksin AstraZeneca,” kata Wakil PM Anutin Charninakul, yang sekaligus Menteri Kesehatan Thailand itu. Menurutnya, seperti dikutip CNBC, efek samping suntikan vaksin buatan Oxford itu tidak signifikan di Thailand.

Ada juga keluhan bengkak atau kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik, demam, muntah atau diare, nyeri tungkai dan lengan, dan gejala serupa flu seperti demam, nyeri tenggorokan, pilek, batuk, dan menggigil. Obat yang mengandung parasetamol bisa digunakan untuk mengatasi efek samping seperti nyeri dan atau demam. Kasus yang berat atau tidak umum usai divaksin AstraZeneca merujuk pada gejala seperti pusing, nyeri perut, pembesaran kelenjar getah bening di dekat lokasi tempat suntikan. Kemudian keluar keringat berlebihan, kulit terasa gatal, muncul ruam-ruam dan pembengkakan hebat pada bibir, mulut dan tenggorokan . Regulator medis Inggris pada Sabtu (3/4) melaporkan, tujuh dari 30 pasien pembekuan darah usai disuntik vaksin Astrazeneca meninggal dunia.

Kendati demikian, otoritas di Inggris menyatakan, manfaat vaksin Astrazeneca dalam mencegah infeksi Covid-19 dan komplikasinya terus lebih besar daripada risikonya dan masyarakat harus terus mendapatkan vaksinnya jika diundang. Yang menarik dari kasus pembekuan darah yang terjadi pada penggunaan vaksin ini di Eropa, sebagian besar terjadi pada usia muda , bahkan di bawah 30 tahunan, dan kebanyakan adalah wanita. Karena itu, di Inggris, badan otoritas setempat merekomendasikan bagi mereka yang berusia di bawah 40 tahun untuk menggunakan vaksin selain AstraZeneca.

Nim