Indonesia Go.id

Dua vaksin lainnya sedang dalam pengujian tahap akhir yang besar di Amerika Serikat, satu dibuat oleh Moderna Inc. dan yang lainnya oleh Pfizer dan BioNTech Jerman. Kedua vaksin tersebut bekerja secara berbeda dari milik AstraZeneca, dan penelitian tersebut telah merekrut sekitar dua pertiga dari sukarelawan yang dibutuhkan. Vaksin yang bernama lengkap The Oxford-AstraZeneca tersebut di Inggris diproduksi di Oxford dan Keele. Di luar Inggris, vaksin tersebut diproduksi di beberapa negara, seperti Korea Selatan, India, dan Thailand. ChAdOx1-S memiliki efikasi sixty three,09 persen dan membutuhkan suhu 2 hingga 8 derajat celcius untuk penyimpanan.

Kasus yang dilaporkan hampir semua terjadi pada wanita di bawah fifty five tahun. Artinya, produk ini sudah pasti dijamin keamanannya untuk digunakan kepada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Badan POM Lucia Rizka Andalusia mengatakan efikasi vaksin dengan 2 dosis standar yang dihitung sejak 15 hari pemberian dosis kedua hingga pemantauan sekitar 2 bulan menunjukkan efikasi sebesar 62,1%.

Orang-orang yang tadinya mesti bekerja ke kantor kini bisa menyelesaikan pekerjaan dari rumah. Tapi, karena kondisi pandemi yang mendesak, para peneliti mampu menghasilkan vaksin virus corona dalam tempo lebih singkat. Muncullah beragam vaksin untuk menangkal virus corona, seperti vaksin AstraZeneca, Sinovac, Sinopharm, Pfizer, Novavax, Sputnik, Moderna, dan lain-lain. Petugas kesehatan perempuan berusia 35 tahun di Provinsi An Giang meninggal pada Jumat, sehari setelah menerima dosis pertama vaksin COVID-19. Demikian pernyataan kementerian, menambahkan bahwa ia meninggal akibat reaksi alergi yang disebut anafilaksis. Rusia sudah izinkan vaksin Sputnik V buatan pusat riset Gamaleja di Moskow, Agustus 2020.

Apakah vaksin Astrazeneca berbahaya

Badan Pengawas Obat dan Makanan telah memberikan izin edar bagi vaksin AstraZeneca. Proses pembuatannya, mengambil virus yang biasanya mengninfeksi simpanse kemudian dimodifikasi secara genetik. Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan konsekuensi penyakit pada manusia. Bukan vaksin Covid-19 saja, jenis vaksin vektor adenovirus telah dikembangkan sejak lama dalam melawan pandemi atau penyakit.

Beberapa orang meyakini, mandi pada waktu ini dinilai berbahaya dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Krama Badung yang telah ataupun akan disuntik vaksin Astrazeneca tidak perlu resah dengan penggunaan vaksin tersebut. Pasalnya, vaksin Astrazeneca No Batch CTMA547 yang dihentikan Kementerian Kesehatan tidak digunakan di Kabupaten Badung. Maka dari itu, ia pun mendorong seluruh masyarakat untuk segera divaksinasi COVID-19, terutama untuk kelompok masyarakat yang berusia 60 tahun ke atas atau lansia. Menurutnya, hal ini penting mengingat angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19 pada lansia masih cukup tinggi. Dalam kesempatan ini, Nadia juga mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara di dunia yang paling banyak melakukan vaksinasi COVID-19 sampai saat ini.

Melansir Reuters, salah satu anggota dari tim pembuat vaksin AstraZeneca dari Universitas Oxford, dr. Sean Elias mengonfirmasi bahwa kandungan dalam vaksin ini tidak berbahaya karena quantity yang digunakan hanya sebagian kecil. Dalam statusnya itu, disebutkan zat-zat dalam vaksin ini berbahaya dan tidak seharusnya disuntikkan ke tubuh manusia. Untuk mengantisipasi terjadinya KIPI yang serius, penerima vaksin AstraZeneca akan diminta untuk tetap tinggal di tempat layanan vaksinasi selama 30 menit sesudah divaksin. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal. Beri tahu dokter jika Anda menderita HIV/AIDS, lemahnya sistem kekebalan tubuh, atau sedang menjalani terapi dengan obat imunosupresan. Vaksin ini bekerja dengan cara menstimulasi atau memicu tubuh untuk membentuk antibodi yang dapat melawan infeksi virus SARS-Cov-2.

Walau kontroversial, ratusan ribu orang di Rusia, Belarus, India, Brasil, UAE dan Argentina telah divaksin Sputnik V. Tidak ada laporan resmi mengenai efek samping. Hari Selasa lalu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut, sudah tiga orang yang meninggal dunia, usai disuntik vaksin Astrazeneca. Suara.com – Orang yang mengalami sakit kepala lebih dari 4 hari setelah suntik vaksin Covid-19 harus mencari bantuan medis.

Sementara itu, sakit kepala dan nyeri otot juga terbukti mulai berkurang dengan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Kondisi ini mungkin juga disertai penglihatan kabur dan tidak sembuh dengan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit. Denmark adalah negara pertama yang mengumumkan penangguhan penyuntikan vaksin Covid-19 AstraZeneca ini, melalui pernyataan Otoritas Kesehatan negara itu. Mereka mengatakan, penangguhan dilakukan sebagai tindakan pencegahan, tetapi belum dipastikan ada hubungan antara vaksin dengan pembekuan darah. Saat ini BPOM bersama pihak terkait melakukan analisa riwayat penyakit penerima vaksin AstraZeneca.

Nim